UKMPPD

Mendalami Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD)

 

Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) adalah tahapan krusial dalam perjalanan seorang mahasiswa kedokteran di Indonesia. UKMPPD bukan hanya sebuah ujian, tetapi juga merupakan ukuran kemampuan dan kesiapan seorang mahasiswa untuk memasuki dunia praktik medis secara profesional. Artikel ini bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam mengenai UKMPPD, termasuk tujuan, struktur ujian, persiapan yang diperlukan, dan pentingnya ujian ini dalam konteks pendidikan kedokteran.

Apa Itu UKMPPD?

UKMPPD adalah ujian yang diadakan secara nasional di Indonesia untuk menilai kemampuan dan kompetensi mahasiswa program profesi dokter. Ujian ini diperlukan sebagai syarat bagi mahasiswa kedokteran untuk mendapatkan gelar dokter dan memulai praktik medis secara resmi. UKMPPD bertujuan untuk menilai pemahaman mahasiswa dalam berbagai aspek ilmu kedokteran, keterampilan klinis, serta kemampuan dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan pasien.

Sejarah Singkat UKMPPD

Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter pertama kali diperkenalkan pada tahun 2013 oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran di Indonesia. Sejak itu, Ujian ini telah menjadi bagian integral dari kurikulum pendidikan kedokteran di berbagai perguruan tinggi. Ujian ini telah mengalami sejumlah perubahan dan penyesuaian seiring dengan perkembangan dalam dunia kedokteran dan pendidikan medis.

Tujuan UKMPPD

Tujuan utama dari UKMPPD adalah untuk menjamin bahwa setiap dokter yang lulus dari program profesi dokter memiliki standar kompetensi yang tinggi dan memadai untuk memberikan pelayanan medis yang berkualitas kepada masyarakat. Dengan demikian, UKMPPD bertujuan untuk menjaga standar kualitas dalam praktik kedokteran dan memastikan keamanan serta kesejahteraan pasien.

Struktur Ujian

UKMPPD memiliki struktur ujian yang terdiri dari beberapa bagian yang mencakup berbagai aspek ilmu kedokteran dan keterampilan klinis. Secara umum, struktur ujian UKMPPD meliputi:

  1. CBT/Computer Based Test (tes berbasis komputer)
  2. OSCE/Objective Structured Clinical Examination (tes roleplay dokter dan pasien).

Dalam satu tahun, setiap peserta memiliki kesempatan untuk mengikuti Ujian hingga 4 kali, yang biasanya diselenggarakan pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November, dengan jarak waktu setiap 3 bulan sekali. Peserta UKMPPD dinyatakan lulus dan mendapatkan gelar dokter apabila peserta berhasil lulus pada kedua tes tersebut (CBT dan OSCE). Apabila belum keduanya lulus, maka perlu mengikuti ujian ulang di bagian yang belum lulus pada periode selanjutnya (peserta dinyatakan sebagai retaker). Biaya pendaftaran untuk 1 kali ujian CBT adalah sebesar 400 ribu rupiah sedangkan untuk OSCE sebesar 600 ribu rupiah. Retaker perlu membayar lagi biaya ujian yang akan diambil (contoh: belum lulus CBT sehingga retaker perlu membayar lagi biaya pendaftaran sebesar 400 ribu rupiah).

Pada kesempatan kali ini, E-UKMPPD akan membahas tentang CBT UKMPPD terlebih dahulu, karena ujian ini yang masih menjadi momok penghalang utama bagi para calon dokter Indonesia untuk mendapatkan gelar dokternya. Hal ini dikarenakan tingkat kelulusan CBT sendiri masih belum memuaskan. Setiap tahunnya masih ada sekitar 20-40% peserta UKMPPD se-Indonesia yang belum lulus CBT dan harus mengulang. Bahkan ada peserta yang sudah mengulang CBT hingga 20 kali dan masih belum juga lulus.

Computer Based Test Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (CBT UKMPPD) adalah ujian teori berbasis pilihan ganda yang dilaksanakan menggunakan komputer secara serentak bagi seluruh peserta Ujian. Dalam satu hari biasanya peserta dibagi menjadi 2 sesi, yaitu sesi pagi mulai ujian pada pukul 9:00 WIB dan sesi siang pada pukul 13:00 WIB. Peserta CBT UKMPPD akan dikarantina 1 jam sebelum memasuki ruangan ujian. Sebelum mulai ujian setiap peserta hanya diberikan kesempatan selama 3 menit untuk mencoba dan beradaptasi dengan seluruh fungsi interface dari tampilan pengerjaan soal pilihan ganda.

ukmppd

waktu yang di berikan kandidat untuk menyesuaikan diri dengan interface ujian

 

Perlu diingat bahwa CBT UKMPPD diuji dengan mengerjakan 150 soal pilihan ganda yang diberi waktu pengerjaan 200 menit. Seratus lima puluh soal pilihan tersebut diambil dari 13 topik berbeda dengan komposisi jumlah soal yang beragam dari masing-masing topik.

ukmppd

Jumlah soal yang di selesaikan dalam 200 menit

 

Peserta dinyatakan lulus CBT apabila nilainya mencapai 66 atau diatas 66. Hal ini berarti dari 150 soal, peserta hanya boleh maksimal salah menjawab sebanyak 51 nomor.

Ujian lain yang juga wajib dijalani oleh peserta UKMPPD adalah OSCE (Objective Structured Clinical Examination). Penilaian OSCE UKMPPD dilakukan berbasis roleplay antara Anda sebagai dokter umum dan pasien. Biasanya setiap peserta OSCE UKMPPD akan diuji melewati 12 station dengan 12 topik berbeda, waktu yang diberikan adalah 15 menit di setiap station. Para peserta ujian diwajibkan untuk mempraktekkan skill sesuai standar kompetensi dokter umum Indonesia. Detail penilaian kompetensi OSCE dapat dilihat pada tabel berikut (update terakhir 5 Juni 2018, cara dan kriteria penilaian dapat berubah sewaktu-waktu).

ukmppd

 

Persiapan untuk UKMPPD

Persiapan yang efektif sangat penting untuk menghadapi UKMPPD dengan percaya diri dan sukses. Beberapa tips untuk persiapan yang efektif meliputi:

  1. Pemahaman Materi: Pelajari secara seksama materi ujian yang akan diujikan, termasuk materi-materi dasar dan klinis yang relevan.
  2. Latihan Soal: Lakukan latihan soal secara teratur untuk mengasah kemampuan dalam menjawab soal-soal pilihan ganda dan mempercepat waktu dalam mengerjakan soal.
  3. Simulasi Ujian: Lakukan simulasi ujian sesuai dengan format dan waktu yang ditetapkan dalam UKMPPD. Hal ini akan membantu mengurangi kecemasan dan meningkatkan kepercayaan diri saat menghadapi ujian sesungguhnya.
  4. Konsistensi dalam Belajar: Tetaplah konsisten dalam belajar dan mengulang materi secara berkala untuk memastikan pemahaman yang mendalam.

Pentingnya UKMPPD dalam Pendidikan Kedokteran

Ujian dokter ini memiliki peran yang sangat penting dalam pendidikan kedokteran di Indonesia. Ujian ini tidak hanya mengukur pengetahuan dan keterampilan mahasiswa, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai penting seperti etika dan profesionalisme dalam praktik kedokteran. Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter juga menjadi sarana untuk menilai efektivitas kurikulum dan metode pengajaran dalam program profesi dokter.

Tantangan dan Peluang

Ujian kedokteran ini adalah ujian yang menantang, namun ujian ini juga memberikan banyak peluang bagi mahasiswa kedokteran untuk mengembangkan diri dan meningkatkan kualitas pelayanan medis yang mereka berikan. Setiap tantangan yang dihadapi dalam menghadapi UKMPPD adalah kesempatan untuk belajar dan tumbuh sebagai seorang profesional kedokteran yang kompeten.

Kesimpulan

Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter adalah tonggak penting dalam perjalanan seorang mahasiswa kedokteran di Indonesia. UKMPPD bukan hanya sekadar ujian, tetapi juga merupakan bagian integral dari proses pembentukan seorang dokter yang berkualitas. Dengan memahami tujuan, struktur ujian, serta melakukan persiapan yang matang dan efektif, mahasiswa kedokteran dapat menghadapi Ujian dengan percaya diri dan sukses. Semoga artikel ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan membantu mahasiswa kedokteran untuk meraih kesuksesan dalam ujian tersebut serta memulai karier medis mereka dengan kuat dan percaya diri.